Pada 23 Julai 2026, sebuah gempa bumi kuat berkekuatan 7.8 skala richter telah menggempur wilayah Sumatera, Indonesia. Kejadian ini berlaku pada pukul 14:45 WIB, menyebabkan kerusakan besar-besaran terutama di daerah Aceh dan Nias. Ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam keadaan panik dan takut.
Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, sekitar 600 kilometer barat daya Aceh. Gempa ini menyebabkan gelombang tsunami yang menghantam pantai-pantai di wilayah tersebut, menyebabkan kematian dan kerusakan infrastruktur.
Kementerian Sosial Indonesia telah mengumumkan bantuan darurat kepada warga-warga yang terdampak, termasuk makanan, minuman, dan peralatan keperluan. Pihak berkuasa juga telah mengatur rute evakuasi untuk membantu warga yang terperangkap di daerah yang terkena dampak.
